GRESIK – Usai merampungkan pembentukan formatur kepengurusan periode 2025–2030, Karang Taruna Kabupaten Gresik langsung bergerak cepat dengan melaksanakan agenda Sosialisasi dan Konsolidasi Pengurus pada Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini digelar secara estafet dengan menyambangi 18 kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik sebagai langkah awal untuk menyatukan visi dan misi kepengurusan baru sekaligus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
Agenda tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru Karang Taruna Kabupaten Gresik dalam membangun organisasi yang solid, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat peran Karang Taruna sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan pemuda di daerah.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, menegaskan bahwa periode kepengurusan 2025–2030 harus menjadi momentum kebangkitan peran pemuda dalam pembangunan daerah. Menurutnya, konsolidasi menjadi langkah penting untuk menyamakan frekuensi, arah gerak, dan semangat seluruh pengurus, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan.
“Periode ini harus menjadi momentum kebangkitan peran pemuda dalam pembangunan di Gresik. Konsolidasi ini penting untuk menyamakan frekuensi seluruh pengurus, mulai tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, M.Kes., menekankan pentingnya sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah Daerah. Ia menyampaikan bahwa Karang Taruna merupakan mitra strategis Dinas Sosial dalam penanganan berbagai persoalan kesejahteraan sosial di masyarakat.
“Karang Taruna merupakan mitra strategis Dinas Sosial dalam penanganan berbagai persoalan kesejahteraan sosial. Kami berharap kepengurusan baru ini dapat bekerja lebih solid, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan konsolidasi estafet ini melibatkan Ketua Karang Taruna Kecamatan serta seluruh Ketua Karang Taruna Desa dan Kelurahan. Selain sosialisasi program kerja, agenda ini juga menjadi sarana monitoring dan evaluasi langsung terhadap kondisi organisasi di tingkat bawah.
Tim Karang Taruna Kabupaten Gresik melakukan pengecekan struktur kepengurusan, validasi Surat Keputusan (SK) kepengurusan guna memastikan legalitas dan masa bakti yang jelas, serta mengidentifikasi potensi sumber daya lokal, ide kreatif, dan program unggulan yang dapat dikembangkan. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi Karang Taruna Desa dan Kelurahan di lapangan.
Rangkaian konsolidasi maraton di 18 kecamatan ini menegaskan komitmen Karang Taruna Kabupaten Gresik dalam membangun fondasi organisasi kepemudaan yang kuat, berkelanjutan, dan siap berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat di Kabupaten Gresik.


.jpg)
